Jumat, 31 Mei 2013

Kenali Transplantasi Jantung

Transplantasi ialah proses mengganti organ tubuh yang dianggap tidak bisa berfungsi lagi dengan organ tubuh milik orang lain.
Selain ginjal dan hati, jantung meruapakan salah satu organ yang kerap didonorkan agar penderita kelainan pada jantung bisa terus hidup. Biasanya, transplantasi jantung dilakukan ketika obat-obatan atau pun terapi-terapi tidak bisa lagi membantu para penderita kelainan pada jantung atau pada mereka yang telah didiagnosa tak akan bertahan hidup lebih dari satu tahun.
Namun, kini transplantasi jantung adalah pilihan yang kerap diambil secepatnya oleh penderita kelainan jantung karena transplantasi dianggap sebagai penyembuhan yang cepat dan tuntas. Meskipun demikian, hanya ada 1% yang melakukan transplantasi jantung setiap tahunnya dari total jumlah pengidap kelainan jantung. Hal tersebut disebabkan biaya transplantasi jantung yang tidak bisa dibilang murah dan minimnya ketersediaan organ jantung sehat untuk didonorkan.
Padahal, penderita CHF (Congestive Heart Failure) atau penyakit jantung bawaan kian bertambah tiap tahunnya. Ada dua penyakit jantung yang bisa mendapatkan transplantasi jantung yaitu Kardimiopati Dilatasi (54%) dan Kardiomiopati Iskemik (45%). Jenis terakhir terus meningkat seiring meningkatnya penyakit arteri koroner (CAD) pada kelompok usia muda.
Saat ini, ada begitu banyak tenaga medis yang telah menguasai teknik-teknik transplantasi organ. Fakta tersebut membantu penderita kelainan pada jantung berharap untuk kembali normal melalui transplantasi yang dilakukan oleh ahlinya.
Jika jantung yang didonorkan masih berfungsi dengan baik dan diterima pula dengan baik oleh tubuh penerima maka penerima tidak perlu khawatir soal penyakit jantung lagi. Penolakan tubuh terhadap organ baru dapat terjadi dalam 2 bentuk yakni cellular dan humoral.
Bentuk penolakan cellular adalah penolakan yang kerap terjadi dan ditandai dengan adanya infiltrasi perivascular limfosit. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini akan menyebabkan kematian pada jaringan dan sel otot.
Jenis penolakan yang kedua adalah humoral. Jenis yang ini lebih susah didiagnosa dan dikarakterisasi sebab penolakan ini dianggap sebagai respon antibodi umum yang terjadi akibat faktor yang tidak diketahui sebabnya. Diagnosa untuk penolakan jenis humoral bisa dibuat setelah melakukan biopsi karena kecurigaan klinis.
Seseorang yang telah ditransplantasi harus mengonsumsi obat imuno-supresif untuk mencegah tubuh menolak jantung baru. Pada beberapa kasus transplantasi jantung, penerima organ menghadapi resiko yang muncul akibat pembedahan seperti komplikasi dan bahkan kematian. Namun, fakta membeberkan bahwa tingkat keberhasilan transplantasi jantung di Indonesia semakin meningkat.
Read more »»  

Selasa, 28 Mei 2013

Bengkaknya Jantung Bayi

Pembengkakan jantung dapat terjadi pada siapa saja. Penyakit inipun tidak memandang umur dan bisa terjadi pada usia dewasa atau anak, bahkan bayi.
Pada bayi yang baru lahir, gejala jantung bengkak tersebut biasanya ditandai dengan gejala seperti nafas yang semakin cepat, detak jantung meningkat, cepat lelah, dan adanya perubahan warna kulit pada bayi. 




  • Nafas semakin cepat
    Pada bayi, pernafasan yang standar biasanya mencapai 40 kali nafas dalam satu menit. Namun bayi yang mengalami pembengkakan jantung akan bernafas lebih cepat. Percepatan nafas tersebut disebabkan karena jantung yang membengkak tidak bisa bekerja secara normal untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga membuat bayi bernafas lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigennya. Fenomena ini bisa juga terjadi saat bayi mengalami gagal ginjal kongestif. 
  • Detak jantung yang cepat
    Bayi yang mengalami pembengkakan jantung memiliki detak jantung yang semakin cepat. Hal itu disebabkan oleh jantung yang tidak mampu memompa darah secara maksimal, maka jantung harus bekerja lebih cepat untuk mencoba memenuhi kebutuhan tersebut. Percepatan detak jantung ini juga mungkin terjadi akibat penyakit lainnya. Namun, biasanya hal tersebut tidak terihat saat bayi baru lahir. Hal tersebut baru dirasakan dalam hitungan bulan setelah bayi itu lahir. 
  • Cepat lelah
    Bayi yang mengalami pembengkakan jantung juga akan merasa mudah lelah meski untuk kegiatan-kegiatan kecil seperti makan dan mandi. Hal itu terlihat dari bayi yang mudah berkeringat walau hanya melakukan kegiatan kecil. Pada kondisi yang lebih parah bahkan ditemukan bayi yang berkeringat meski tidak melakukan apa-apa. Biasanya bayi yang mengalami jantung bengkak ini juga sulit untuk meningkatkan berat badan.
  • Perubahan warna
    Bayi dengan pembengkakan jantung biasanya kulitnya akan berwarna kemerahan, kebiruan, atau berwarna pucat. Bayi akan bewarna kemerahan di sekujur tubuhnya jika dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes. Bayi yang terlihat berwarna biru di seluruh tubuh atau hanya di sekitar mulutnya, menandakan kalau bayi tersebut hanya menerima sedikit oksigen. Sementara, bayi yang berwarna pucat menandakan kalau bayi tersebut kemungkinan juga menderita gagal jantung kongestif. Perubahan warna pada tubuh bayi itu bisa terjadi sepanjang hari atau hanya pada waktu melakukan aktivitas tertentu saja, seperti makan.
Efek dari pembengkakan jantung bagi bayi, selain dapat menyebabkan pembekuan darah dan membuat sulit bernafas, juga dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung kongestif.Ini merupakan jenis penyakit jantung yang cirinya ditandai seperti nafas menjadi pendek, terjadi pembengkakan di daerah perut, batuk, dan mudah lelah.
Untuk mengobati pembengkakan jantung pada bayi dan anak kecil, biasanya akan diberikan obat yang berfungsi untuk menurunkan tekanan kerja pada jantung atau obat seperti digitalis yang membantu menurunkan detak jantung yang terlalu cepat.
Selain itu, biasanya akan ditambahkan obat untuk memperkuat fungsi jantung. Obat tersebut kadang juga diberikan kepada penderita gagal jantung kongestif.
Di samping itu, bayi biasanya akan diberi asupan nutrisi yang memadai agar jantung memiliki cukup energi guna memompa darah. Karena pemberian tambahan nutrisi tersebut biasanya sulit dilakukan melalui mulut bayi, maka pemberian nutrisi biasanya dilakukan melalui selang yang dihubungkan ke perut bayi.
Jika melalui perawatan tersebut kondisi bayi tidak kunjung sembuh, biasanya akan dilakukan operasi jantung. Operasi yang dilakukan bisa dengan memperbaiki pembuluh darah atau bahkan dengan melakukan transplantasi jantung.
Read more »»  

Senin, 27 Mei 2013

Gangguan Pada Katup Jantung


Fungsi katup jantung ialah untuk memastikan bahwa darah mengalir dengan bebas pada satu arah aliran dan tidak adanya aliran balik yang bocor. Dan katup jantung yang terdiri dari 4 katup jantung yaitu 2 katup atrioventrikuler, yaitu dari atrium ke ventrikel, dan 2 katub semilunar yaitu pulmonal dan aorta, dari ventrikel ke sirkulasi pulmonal dan sirkulasi sistemik. Daun katup ini sangat responsif, sehingga perbedaan tekanan yang kecil ( kurang dari 1 mmHg ) antara 2 ruang jantung, sudah mampu membuka dan menutup daun katub tersebut. Nah kali ini Blog Keperawatan akan sharing sedikit mengenai penyakit katup jantung dan semoga dengan kita mengenal akan penyakit katup jantung / orang awam menyebutnya dengan penyakit klep jantung akan berguna.

Penyakit katup jantung akan menyebabkan kelainan pada aliran darah yang melintasi katub tersebut. Bisa berupa yang kita kenal di masyarakat dengan sebutan jantung bocor. Jadi kelainannya adalah terletak pada katup jantung tersebut. Bisa berupa klep jantung yang mengalami stenosis dan juga katup jantung yang mengalami insufisiensi.

Katup jantung yang terserang penyakit klep jantung ini menimbulkan kelainan / gangguan yang berupa :
Insufisiensi / Regurgitasi Katup. Daun katup tidak dapat menutup dengan rapat sehingga darah dapat mengalir balik. Regurgitasi katup jantung menyebabkan peningkatan beban volume dan dilatasi ruang jantung yag menerima darah balik.
Stenosis Katup. Lubang katup mengalami penyempitan sehingga aliran darah mengalami hambatan. Stenosis klep jantung meningkatkan afterload dan menyebabkan hipertropi pada atrium dan ventrikel karena memompa darah melawan peningkatan tekanan. Disfungsi katup jantung dapat juga terjadi secara bersamaan, mungkin stenosis dan regurgitasi ( lesi campuran ).
Penyebab Penyakit Katup Jantung dapat dibagi atas reumatik ( lebih dari 90 % kasus ) dan non reumatik. Reumatik atau yang dikenal dengan RHD ( Rheumatic Heart Disease ) merupakan penyebab penyakit jantung paling umum, yang biasanya terjadi sejak masa kanak-kanak. Jaringan yang diserang pada demam rematik meliputi lapisan dari katub jantung, kulit, sendi dan otak. RHD adalah penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh Streptococcus Beta Hemoliticus group A yang menginfeksi saluran atas ( infeksi tenggorokan ) dan umumnya dibutuhkan waktu 2-3 minggu sampai timbul gejala-gejala demam rematik.

Klep jantung bisa mengalami kelainan fungsi baik karena kebocoran (regurgitasi katup) atau karena kegagalan membuka secara adekuat (stenosis katup). Keduanya dapat mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah. Kadang-kadang satu katup mempunyai kedua masalah tersebut.

Read more »»  

Sabtu, 25 Mei 2013

Fungsi Minyak Biji Rami Bagi Jantung


Banyak jenis minyak yang sebenarnya baik untuk kesehatan, disamping pendapat yang berkembang bahwa minyak juga mempunyai efek negatif. Seperti minyak goreng misalnya, yang diketahui berbahaya bagi jantung.

Perlu diketahui tidak semua minyak goreng bisa menyebabakan penyakit jantung. Sekarang ini ada jenis lain dari minyak yang cukup bermanfaat untuk kesehatan juga, yaitu minyak biji rami.

Minyak biji rami berasal dari ekstrak biji rami, yang merupakan tanaman dengan konsentrasi asam lemak omega yang seimbang. Minyak biji rami termasuk dalam salah satu tanaman yang kaya minyak dimana mengandung 80 persen asam lemak esensial tertinggi dibandingkan tanaman apapun.WHO bahkan merekomendasikan penggunaan biji rami untuk omega-6 asam lemak dan omega 3 yang seimbang. Asam lemak esensial pada minyak biji rami dapat mengembalikan kesehatan dan fungsi kekebalan tubuh.

Konsentrasi asam lemak esensial yang luar biasa dalam minyak biji rami dianggap memenuhi semua kebutuhan asam esensial seseorang dalam hidup mereka. Asam lemak esensial merupakan lemak  yang tidak dapat diproduksi tubuh dan hanya dapat diperoleh dari proses pencernaan.Asam lemak esensial dikenal karena perannya dalam mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol, kanker, dan penyakit lainnya.

Seorang peneliti terkenal, Dr Johana Budwig, melaporkan keberhasilannya dalam mengobati masalah jantung, kanker, arthritis, dan penyakit umum dengan dosis besar asam lemak esensial, seperti dilansir Naturalnews.

Asam lemak esensial juga sangat diperlukan untuk fungsi dan perkembangan sistem otak dan saraf serta produksi membran sel sehat. Minyak biji rami dikatakan menjadi pengganti dari fungsi khusus minyak ikan. Hal ini bahkan diketahui, konsumsi minyak ikan selama kehamilan dapat mengurangi flu bayi.

Suplemen minyak ikan juga merupakan sumber asam lemak esensial, terutama omega 3. Namun, mereka yang vegetarian tidak bisa memakannya. Selain itu, kekhawatiran muncul bahwa beberapa sumber minyak ikan dapat terkontaminasi merkuri dan racun lainnya.

Minyak biji rami mengandung omega 3,6 dan 9, sebuah alternatif yang akan memberikan manfaat yang sama seperti minyak ikan tanpa perlu waspada terhadap bahaya racun, karena suplemen sehat juga memiliki efek samping. Minyak biji rami juga mampu menembus sel-sel kulit dan dapat digunakan untuk mengobati kulit tanpa khawatir pori menjadi tersumbat jika Anda menggunakannya sebagai pelembab.

Read more »»  

Kamis, 23 Mei 2013

Gejala Ringan Penyakit Jantung


Kita dapat mengenali gejala yang timbul dari penyakit jantung agar penyakit jantung tidak semangkin parah.Berikut ini ada beberapa gejala ringan sakit jantung yang perlu teman - teman semua ketahui :


1. Nyeri dada
Berbeda dengan nyeri dada pada serangan jantung yang rasanya seperti ditusuk atau diremas, sensasi nyeri pada angina pectoris biasanya lebih mirip seperti ditekan benda berat. Tidak cuma di bagian dada, nyerinya juga sering terasa hingga bahu dan leher.

2. Mual dan perut perih
Serangan gangguan pencernaan parah dn mual bisa menjadi gejala awal serangan jantung atau myocardial infarction, terutama pada perempuan.
Dalam satu penelitian diketahui bahwa perempuan dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibandingkan dengan laki-laki.
Hal ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada dan terkadang bisa muncul di bagian perut. Hal ini tergantung pada bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan sehingga ia mengirimkan sinyal rasa sakit di bagian tubuh yang lebih rendah dari dada.

3. Ritme jantung tak merata
Jantung berdebar-debar tidak karuan tanpa sebab yang jelas tidak selalu berarti grogi, bisa juga menandakan aritmia atau ketidakteraturan denyut jantung yang merupakan gejala umum pada penyakit jantung koroner. Penyakit ini sewaktu-waktu bisa memicu stroke dan serangan jantung.

4. Mendengkur
Penelitian membuktikan, orang yang tidurnya ngorok punya risiko 3 kali lebih tinggi untuk meninggal karena serangan jantung dalam 5 tahun berikutnya.
Hal ini disebabkan karena mendengkur berhubungan juga dengan risiko sleep apnea atau henti napas saat tidur. Terhentinya pernapasan membuat suplai oksigen berkruang, sehingga memicu kerusakan jaringan di berbagai organ termasuk jantung.
Read more »»  

Rabu, 22 Mei 2013

Buah Berry Turunkan Resiko Jantung


Buah berry merupakan salah satu makanan kaya antioksidan yang sering disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Kini, peneliti menemukan satu lagi khasiat dari buah tersebut, yaitu wanita yang makan buah berry akan menurunkan risiko terserang penyakit jantung.

Kandungan dalam buah berry yang disebut anthocyanin adalah nutrisi yang berperan menurunkan risiko penyakit jantung pada wanita. Senyawa tersebut khususnya banyak ditemukan dalam buah berry jenis strawberry dan blueberry.Anthocyanin juga disebutkan mampu melebarkan pembuluh darah arteri dan mencegah penyumbatan, demikian menurut peneliti dari Harvard School of Public Health di Boston.

Sebelumnya, ada juga penelitian yang menemukan kaitan antara konsumsi blueberry dan penurunan tekanan darah - faktor dari serangan jantung. peneliti dalam Journal of the American Heart Association. mengatakan "strawberry dan blueberry, anthocyanin juga ditemukan dalam blackberry, terung, dan anggur.

Penelitian ini melibatkan 93.600 wanita Amerika berusia 25-42 tahun. Mereka diminta menjawab pertanyaan tentang pola makan setiap empat tahun sekali selama 18 tahun. Selama penelitian, ada sekitar 405 dari mereka yang terserang penyakit jantung.

Peneliti lantas memeriksa faktor dari penyakit jantung tersebut, seperti tekanan darah, BMI (body mass index), olahraga, kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Sementara itu, Dr Andrew Freeman dari National Jewish Health Center di Denver turut mendukung hasil penelitian tersebut. Meskipun ia tidak terlibat dalam penelitian, namun Dr Freeman yakin konsumsi anthocyanin memang menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sehingga risiko penyakit jantung pun menurun.

Untuk mengontrol risiko penyakit kardiovaskular, Dr Freeman juga menyarankan agar orang-orang lebih banyak mengonsumsi makanan dari tanaman.
Read more »»  

Senin, 20 Mei 2013

3 Buah Cegah Penyakit Jantung


Serangan jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang masyarakat tanpa memandang usia Kebiasaan makan yang tidak sehat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan gangguan jantung atau kardiovaskular.
 
Pencegahannya bisa mulai dengan mengubah pola makan. Mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan garam. Memberi nutrisi yang dapat membantu kerja jantung kita juga akan membantu.

Beberapa bahan makanan yang bisa dikonsumsi untuk mencegah penyakit jantung:
 
1. Buah berry
Para ilmuwan baru-baru ini mengumumkan blueberry dan stroberi mengandung tingkat tinggi senyawa alami yang disebut flavonoid, yang melawan penumpukan plak dan memberikan manfaat kardiovaskular lainnya.Para peneliti memelajari wanita dan menemukan bahwa mereka yang makan setidaknya tiga porsi blueberry dan stroberi per minggu memiliki risiko serangan jantung lebih sedikit.
 
2. Buah apel
Satu buah apel sehari bisa membuat jantung Anda lebih sehat. Sebuah studi terbaru dari Tufts University menunjukkan kolesterol turun hingga 40 persen pada partisipan yang mengonsumsi satu apel per hari. Apel yang dikemas dengan kandungan polifenol, dipercaya membantu untuk pengurangan kolesterol jahat.
 
3. Makan tomat
Sebuah riset menemukan hubungan antara lycopene, sebuah fitokimia pada buah tomat, dan penyakit kardiovaskular. Hasil serupa terlihat dalam studi yang dilakukan pada gazpacho, sup sayuran dengan bahan utama tomat. Para peneliti menemukan gazpacho yang dikonsumsi secara teratur dikaitkan dengan penurunan tekanan darah tinggi.

Read more »»